Potensi Produk dari Daur Ulang Sampah Plastik

Borealis AG, perusahaan plastik ternama Austria mengungkapkan rencananya membuat produk dari daur ulang sampah plastik.

CEO perusahaan mengatakan sampah plastik harus dilihat sebagai bahan mentah, yang mampu menghasilkan barang daur ulang dari “benar-benar limbah”. Upaya ini sekaligus dapat menjadi upaya untuk mengurangi polusi.

Menurut laporan PBB, diperkirakan delapan juta ton sampah plastik berakhir di lautan setiap tahun yang membuat ancaman meningkat terhadap kehidupan laut.

Ketidaknyamanan konsumen akan dampak sampah plastik ini terhadap lingkungan jadi topik hangat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan ada yang berupaya melarang barang-barang sekali pakai seperti sedotan, dan pemakaian kemasan ramah lingkungan bagi para pedagang.

Perusahaan Borealis, yang membuat produk-produk plastik mulai dari kemasan makanan hingga pipa dan bagian-bagian mobil ringan, merencanakan investasi baru untuk meningkatkan porsi plastik daur ulang dalam hasil produknya.

“Kami memiliki visi jangka panjang bahwa kami ingin membuat sampah plastik sebagai bahan mentah,” kata Alfred Stern dalam wawancara telepon dengan Reuters, pada Rabu (27/6).

Borealis, yang memiliki 6.500 karyawan dan 7,5 miliar euro dalam penjualan tahun lalu, akan bertujuan untuk produk daur ulang yang “benar-benar berbasis limbah, sama seperti menggunakan bahan baku lain hari ini,” katanya.

“Itu akan menghasilkan investasi lebih lanjut dari waktu ke waktu,” katanya, menolak memberikan angka waktu atau perkiraan.

Stern, sekarang kepala bisnis dan inovasi Borealis, akan mengambil alih dari Mark Garrett sebagai CEO pada 2 Juli.

Dia mengatakan Borealis bekerja dengan Volvo, yang mengatakan pekan lalu bahwa setidaknya 25 persen dari plastik yang digunakan dalam model mobil baru pada 2025 akan berasal dari bahan daur ulang. Angka itu naik dari sekitar lima persen sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *