Peran Penting Defensive Winger Perancis

Perancis jadi kesebelasan unggulan di Piala Dunia 2018. Namun secara permainan, semenjak fase gerombolan mereka sebenarnya kurang meyakinkan. Meski begitu lambat laun kualitas Les Blues mulai tampak, setidaknya mereka berhasil mencapai babak semifinal dengan mulus setelah di fase gugur mengalahkan Argentina (4-3) & Uruguay (dua-0). Sebenarnya Perancis bukannya tidak spesial sejak fase grup. Sang instruktur, Didier Deschamps, memang menyetel permainan anak asuhnya buat bermain lebih disiplin dalam menyerang & bertahan. Deschamps mengutamakan keseimbangan ketika menggunakan atau pun tanpa bola. Cara inilah yg membuat Perancis cukup kokoh di lini pertahanan akan tetapi bisa menyengat waktu menyerang. Memulai turnamen dengan pola dasar 4-tiga-3, Perancis tampak memakai pola dasar 4-2-3-1 semenjak pertandingan ke 2 melawan Peru. Namun sebenarnya, mereka tidak benar-benar menggunakan pola 4-dua-tiga-1 pada lapangan. Jangan tertipu dengan susunan dan perpaduan yang ditayangkan televisi. Ada “keanehan” pada perpaduan Perancis yg terlihat berdasarkan fungsi winger kiri mereka.

Dari empat laga yg telah dijalani selesainya melawan Peru, Deschamps memainkan Blaise Matuidi, kemudian Corentin Tolisso waktu Matuidi absen di pos “winger kiri”. Kecuali Thomas Lemar pada laga melawan Denmark & Ousmane Dembele di laga pertama melawan Australia, ini terbilang aneh karena Matuidi dan Tolisso adalah pemain yang umumnya ditempatkan menjadi gelandang tengah. Tapi keanehan inilah yang menjadi fondasi taktik timnas Perancis. Tolisso atau Matuidi meski diplot menjadi sayap kiri punya tugas utama menyeimbangkan lini tengah Perancis. Keduanya sangat bermanfaat ketika Perancis kehilangan bola lantaran akan turun sejajar Paul Pogba atau Kante. Saat membentuk serangan pun mereka akan turun lebih pada buat menjadi jembatan berdasarkan lini pertahanan ke depan. Grafis pada atas memberitahuakn Matuidi & Tolisso yg aktif turun ke area pertahanan buat menerima bola yg lalu disirkulasikan ke tengah atau ke depan. Hal ini berbeda menggunakan Kylian Mbappe yang berposisi menjadi winger kanan Perancis.

Menurut Bandar Judi Bola, Apabila winger kiri aktif turun ke area pertahanan sendiri, winger kanan yang diisi oleh Mbappe lebih banyak mendapat bola pada area pertahanan versus. Bahkan melawan Uruguay, Mbappe sahih-sahih sangat jarang membantu pertahanan. Dalam catatan WhoScored, Matuidi & Tolisso ternyata poly melakukan upaya tekel, intersep, sapuan, duel udara, sampai blok. Atribut-atribut tadi semakin menegaskan bahwa tugas primer mereka sebenarnya mengamankan kiri pertahanan berdasarkan serangan versus alih-alih menyerang versus berdasarkan area kiri. Tak heran jua dalam akhirnya serangan menuju kotak penalti Perancis lebih banyak melalui sisi kanan. Perubahan 4-dua-tiga-1 sebagai 4-3-3 kerap dilakukan baik ketika menguasai bola ataupun tanpa bola. Saat menggunakan bola, serangan dalam akhirnya lebih banyak dialihkan ke sisi kanan karena terdapat Pogba, Mbappe, Benjamin Pavard, & Antoine Griezmann menjadi pusat serangan.

Kehadiran defensive winger yg dipasang Deschamps ini jua yg membuat Pogba relatif nyaman membantu agresi. Ketika beliau harus mendekati kotak penalti versus, tugas merebut bola pada transisi menyerang ke bertahan nir diemban olehnya dan Kante saja, Matuidi/Tolisso jua punya kiprah penting mengamankan sisi kiri. Perlu diketahui, Matuidi dan Tolisso punya rataan intersep 1,tiga kali per laga. Jumlah tersebut kedua tertinggi pada Perancis sesudah Kante yang mencatatkan 3,6 kali per laga. Matuidi jua bahkan punya rataan tekel 1,7 kali per laga, di mana angka tadi tertinggi keempat di timnas Perancis selesainya Lucas Hernandez, Pavard, & Kante. Maka tak heran Perancis tampil lebih solid beserta Matuidi & menjadikannya pilihan utama. Mantan gelandang Paris Saint-Germain ini sendiri kerap melakukan tugas yang sama pada Juventus. Saat Mario Mandzukic cedera, gelandang berusia 31 tahun tersebut acapkali diplot menjadi winger kiri pada Juventus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *